
Sehubungan dengan masa kontrak yang hampir habis, pemain mulai bertanya kelanjutan keberadaannya di skuad PSMS. Pengurus pun diharapkan mempertimbangkan keinginan yang kuat di samping skill yang dimiliki pemain tersebut.
Pertanyaan itu pun hadir di benak pemain belakang PSMS, H Harry Syahputra yang lebih dulu menyelesaikan kontraknya pada Juni ini. Bergabung di putaran kedua membuat Harry memiliki masa kontrak yang berbeda dengan pemain lokal lainnya. Selain Harry, kontrak pemain lokal PSMS berakhir Agustus mendatang.
Harry sendiri mengaku memiliki keinginan yang kuat untuk membela PSMS di musim 2010/2011 ini. Meskipun untuk itu, dirinya menyerahkan sepenuhnya kepada kebijakan Pengurus PSMS.
Sebagai pemain profesional ia sudah menyelesaikan kewajibannya dan pengurus yang memutuskan apakah dirinya tetap dipertahankan atau tidak.“Semuanya tergantung pengurus. Kita sebagai pemain profesional hanya menuruti sesuai kontrak. Saya pikir saya sama dengan pemain lainnya hanya menunggu. Ini kita latihan karena memang disuruh pengurus sesuai kontrak. Untuk kedepannya saya belum tahu, kalau mereka menghubungi untuk tetap bermain disini, saya siap,” ucap Harry usai melakoni latihan di Stadion Kebun Bunga, Sabtu (29/5).
Bagi Harry, PSMS bukan cuma tempatnya bekerja tapi sudah menjadi bahagian dari dirinya. Tak ayal kembali membela PSMS lebih kepada panggilan moral baginya. “Ya memang saya prioritaskan PSMS karena keluarga saya di sini dan ayah saya juga asli orang Medan. selain itu suasananya enak. Suporternya begitu fanatik. Sama dengan yang lain ingin membawa PSMS berprestasi. Setidaknya lebih baik dari musim lalu,” jelasnya.
Seperti pemain profesional lainnya, Hary juga tidak menampik keinginannya untuk bermain di Indonesia Super League (ISL). Hanya saja, dirinya berambisi mewujudkan hal itu tidak dengan tim lain melainkan PSMS. “Ke ISL siapa yang tidak mau. Saya pikir semuanya juga ingin. Musim lalu saya sempat dihubungi Arema, tapi karena saya memilih naik haji ya tidak jadi.Urusan dengan Tuhan kan lebih penting. Kalau rezeki kan bisa dicari. Kalau bisa saya ke ISL bersama PSMS,” tutur pemain yang terkenal disiplin dalam latihan ini.
Begitupun Harry mengingatkan pengurus untuk cepat memberikan kepastian. “Jangan terlalu lama karena kalau sampai Agustus pengurus belum memberi kabar, pemain bisa repot. Kita jadi tidak bisa kemana-mana lagi, padahal kami cari makan dari sepakbola. Jangan sampailah terulang seperti awal musim lalu, saya sudah latihan dua minggu tapi karena tidak ada keseriusan pengurus saya pergi,” kenang mantan pemain Persija ini.
Mengenai rencana pengurus mendatangkan pemain ISL, Harry menyambutnya positif. Namun ia mengharapkan pengurus juga memperhatikan nasib pemain yang ada.“Saya dengar memang pengurus mau datangkan pemain ISL ya bagus. tapi jangan lupa juga urus kita-kita yang disini. Karena pengurus yang memutuskan untuk tetap mempertahankan kita pemain-pemain lokal. Itu yang saya pegang,” imbaunya.
Mengenai keberadaan pemain lokal Sekretaris Umum (Sekum) PSMS Idris SE tetap mempertahankan hingga berakhirnya kontrak Agustus mendatang. Namun pembentukan skuad PSMS untuk musim berikutnya akan ditentukan melalui seleksi yang ketat. “Semua akan melalui seleksi. Kita ingin pemain yang benar-benar siap untuk menembus ISL 2011/2012 mendatang,” ucap Idris.
Untuk itu Pengurus PSMS sudah memulai dengan menggelar latihan skuad yang sudah berlangsung dua pekan ini. Kegiatan itu juga merupakan bahagian dari persiapan yang digelar untuk membentuk skuad PSMS pada Kompetisi Divisi Utama 2010/2011 ini. (jul)







0 comments:
Post a Comment